Arabiyy

Tegakkanlah Agama Dan Janganlah Kamu Berpecah Belah

Sufi ada yang kafir

Berkata al-Imam Ibnu ‘Aqiil, “Kesudahan perkataan orang-orang sufi mengingkari kenabian. Bila mereka berbicara tentang Ahli Hadith, mereka katakan, “Mereka (ahli hadith) mengambil ilmu orang mati dari yang mati (Nabi), maka mereka telah menolak kenabian.

Mereka merasa cukup dengan ilmu mereka, bila mereka menghina jalan (ahli hadits) tentu mereka tidak akan simpati mengambil ilmu melalui jalan tersebut. Barangsiapa yang berkata, ”Telah menceritakan kepadaku hatiku dari Tuhanku” maka ia telah terus terang tidak perlu kepada Rosul shallallahu alahi wa sallam. Barangsiapa yang menyatakan demikian maka sungguhnya ia telah kafir.

Kalimat ini telah disusupkan kedalam agama, yang tersembunyi dibawahnya sebuah ke-zindiq-kan (kemunafikkan kekufuran).

Jika kita melihat seseorang mencela alquran dan hadits, pasti kita tahu bahwa ia telah mengingkari perintah syariat. Orang yang mengatakan, ”Telah menceritakan kepadaku hatiku dari Tuhanku” semestinya ia sangsi, bahwa itu adalah bisikan setan.

Sesungguhnya Allah telah berfirman,

وَ إِنَّ الشَّيَاطِينَ لَيُوحُونَ إِلَى أَوْلِيَائِهِمْ

“Sesungguhnya syaitan-syaitan itu mewahyukan (membisikkan) kepada kawan-kawannya”. [QS al-An’am/ 6: 121].

Dan ini amat jelas, kerana ia meninggalkan dalil yang maksum dan memilih apa yang terbetik dalam hatinya yang tidak dapat dipastikan selamat dari bisikan-bisikan syaitan”.
Talbis, 451.

Menghina hadith, Nabi dan syariah adalah kekufuran.

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: