Arabiyy

Tegakkanlah Agama Dan Janganlah Kamu Berpecah Belah

Iman itu I`tiqad dan Amal

al-Imam al-Bukhari meriwayatkan dalam al-Sahih, Kitab al-Iman, Bab 41 Ada’ al-Khumus Min al-Iman, hadith 52, Beirut: Dar al-Arqam, jld 1, ms 91,

dari ABu Jamrah al-Dhabu’ei, saya duduk berdekatan Ibn ‘Abbas r.a. lalu beliau mempersilaakan saya duduk di atas katilnya (tilam khas utuk tuan rumah atau tetamu kehormat). Ibn ‘Abbas r.a. berkata: Ketika utusan dari ‘Abdul-Qais datang kepada Nabi saw. ditanya: Utusan siapakah kalian? Jawab mereka: Rabi’ah. Maka disambut oleh Nabi saw.: Selamat datang rombongan utusan yang tidak kecewa dan tidak menyesal.

Lalu mereka bertanya: Wahai Rasulallah, kami tidak dapat datang kepadamu kecuali dalam bulan haram (Rajab, Dzul Qa’dah, Dzul Hijjah, Muharram), sebab diantara kami dengan tuan ada suku kafir dari Mudhar (yang selalu merompak di jalanan), kerana itu ajarkan pada kami ajaran yang jelas terperinci untuk kami beritakan pada orang-orang yang di belakang kami, dan dapat memasukkan kami ke syurga, mereka juga menanyakan tentang minuman.

Maka Nabi saw. menyuruh mereka empat perkara dan mencegah dari empat perkara: Menyuruh beriman kepada Allah satu-satunYa. Lalu ditanya: Apakah kalian mengerti apakah iman kepada Allah Yang Satu itu? Jawab mereka: Allah dan Rasulullah yang lebih mengetahui.

Maka sabda Nabi saw. :  Percaya bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan Nabi Muhammad utusan Allah,  mendirikan salat, mengeluarkan zakat, puasa bulan Ramadhan, dan memberikan seperlima dari hasil ghanimah,

dan melarang mereka membuat minuman dalam gentong, atau dibuat dalam labu, atau melubangi batang pohon, atau bejana yang dicat dengan tir.  Kemudian Nabi saw. bersabda: Ingatlah semua itu dan sampaikan pada orang-orang yang dibelakangmu. (Bukhari, Muslim). Lihat al-Bukhari, 2000, Sahih al-Bukhari, Kitab al-Tawhid, 7756, jld 13, ms 647. Dimashq: Dar al-Fayha’.

PENGAJARAN HADITH.

1. Bertanya tentang kabilah tetamu adalah sunnah. begitu juga dengan mengalu2kan kedatangan mereka spt kata Nabi saw “marhaba”, dan layanan Ibn ‘ABbas

2.Rihlah dari tempat yang jauh untuk mendapat ilmu dan menemui ahli ilmu termasuk sunnah.

3.Masuk syurga itu ialah dengan iman dan amal, bukan dengan angan2.

4. Sunnah bertanya ttg iman dan amal, bukan perkara2 remeh temeh.

5. Iman bukan i`tiqad dalam hati semata2, bahkan qawl dan amal!!Iman ialah amal! Ini lah aqidah Ahl Sunnah bersalahan dgn i`tiqad sesat golongan murji’ah yg mengatakan IMAN hanyalah i`tiqad dalam hati atau lafaz syahadah!!.Iman ialah syahadah iqrar bahwa tiada Tuhan kecuali Allah, dan Nabi Muhammad utusan Allah, mendirikan salat, mengeluarkan zakat, puasa bulan Ramadhan, dan memberikan seperlima dari hasil ghanimah,. Iman menurut pemimpin sekular dan golongan artis2 fasiq hanyalah percaya dalam hati!

6.Mestilah menyatakan larangan selepas suruhan. Dalam hadih ini baginda saw melarang membuat minuman memabukkan.

7.Sunnah menghafaz ilmu dan menyampaikan kepada org lain. “Hafazlah ia dan beritakan kepada org2 dibelakang kamu (kaum kamu).” HR al-Bukhari dan Ahmad.

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: